× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Detail

Resolusi Pelayanan Publik Kanreg II BKN Berorientasi pada Digitalisasi dan Pendekatan Humanisme

Surabaya - Humas Kanreg II, Sepanjang tahun 2019 Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mencapai berbagai prestasi melalui digitalisasi dalam pelayanan publik. Salah satunya, pembuatan aplikasi rekonsiliasi data kepegawaian atau AREK yang berhasil membawa Kanreg II BKN mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Tahun ini Kanreg II BKN kembali berupaya meningkatkan prestasi kerja melalui kegiatan Evaluasi Capaian Kinerja 2019 dan Pemaparan Program Kerja 2020. Kegiatan diselenggarakan pada Selasa (07/01/2020) dan dihadiri oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kanreg II BKN.

Melalui evaluasi diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik dalam mekanisme manajemen kepegawaian. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanreg II BKN, Tauchid Djatmiko dalam sambutannya, “Kita perlu mengevaluasi dari sudut pandang eksternal, yaitu publik kita. Dengan begitu kita akan mendapatkan penilaian yang fair. Melalui pandangan publik juga kita bisa memprediksi dan mengelola isu-isu yang berpotensi menimbulkan permasalahan kepegawaian. Sehingga bisa dilakukan langkah-langkah pencegahan atau early warning system”.

Tauchid menambahkan strategi dan target yang akan dicapai Kanreg II BKN di tahun 2020. Secara garis besar Kanreg II BKN akan tetap menerapkan digitalisasi untuk efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Namun untuk melayani publik secara prima bukan sekedar memberikan kemudahan, kenyamanan dan kepuasan publik juga harus diperhatikan. Oleh karena itu Tauchid menekankan pada pelayanan publik yang berorientasi pada sisi humanis. Menurutnya, “Keramahan tempat dan orang akan menjadi fokus utama pelayanan kita. Di 2020, saya ingin mewujudkan moto “datang disambut senyum, pulang dengan senyum. Tentunya harus didukung oleh instansi-instansi yang kita bina”.

Sementara itu Kabid Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Kanreg II BKN, Nurchasanah memaparkan langkah-langkah persiapan yang harus dilakukan internal Kanreg II BKN untuk dapat mewujudkan target tersebut. “Ada empat dimensi yang harus kita perhatikan dan selalu evaluasi. Sesuai dengan Indeks profesionalitas, yaitu kualifikasi, kompetensi, disiplin, kinerja. Kualifikasi saya rasa saat ini sudah memenuhi dengan mayoritas berlatar belakang pendidikan sarjana. Lalu mutasi yang baru saja kita laksanakan, pada dasarnya tujuan utamanya untuk meningkatkan kompetensi. Selanjutnya disiplin, ini termasuk dalam hal menyelesaikan pekerjaan. Dan kinerja tentunya bisa kita lihat dari capaian dan output,” tutupnya.

©Copyright 2019, By All rights reserved
×