× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Detail

BONEK Mudahkan Proses Pengelolaan Barang di Kanreg II BKN

Surabaya - Kanreg II BKN, Mekanisme permintaan barang atau bon di perkantoran umumnya dilakukan dengan pengisian formulir menggunakan kertas. Namun Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menunjukkan komitmennya untuk melakukan reformasi birokrasi dengan membuat inovasi, mekanisme permintaan barang yang semula paperbased menjadi paperless. Komitmen tersebut diwujudkan dengan diresmikannya aplikasi BONEK atau Bon Elektronik pada hari ini Rabu (08/01/20).

Selain peresmian, Kanreg II BKN juga mengadakan pelatihan sebelum aplikasi tersebut resmi digunakan. Pelatihan diikuti oleh perwakilan masing-masing unit kerja yang merupakan penanggungjawab pengelolaan barang di setiap unit kerja. "Aplikasi ini sudah terintegrasi dengan AREK (Aplikasi Rekonsiliasi Data Kepegawaian). Sehingga pengguna yang sudah memiliki username untuk akses AREK, bisa langsung mengakses BONEK," tutur David Apriyanto, Pranata Komputer Kanreg II BKN sekaligus inisiator aplikasi BONEK dan AREK dalam pelatihan tersebut.      

Bonek sendiri merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengajukan permintaan barang operasional kantor. Melalui aplikasi ini diharapkan pengelolaan barang  menjadi lebih transparan. Analis Pengelola Barang Milik Negara Kanreg II BKN yang bertugas mengelola seluruh barang yang dibelanjakan dengan anggaran negara atau disebut Barang Milik Negara, Suwandoko menjelaskan, "Selain meminimalisasi penggunaan kertas, aplikasi ini dimaksudkan untuk efektivitas dan efisiensi mekanisme permintaan barang. Saya sebagai pengelola akan memantau permintaan setiap hari, jadi proses permintaan barang akan lebih cepat dan mudah".

Kanreg II BKN pun masih terus mengembangkan aplikasi. Salah satunya untuk meminimalisasi adanya miskomunikasi. David menambahkan, "Kami masih menerima masukan dari teman-teman terkait pengembangan aplikasi, agar memudahkan teman-teman juga nantinya. Kedepan kami sedang mempertimbangkan untuk memberi notifikasi." Nantinya masing-masing unit kerja juga akan mendapatkan pedoman penggunaan aplikasi agar fungsinya dapat lebih dimaksimalkan.

©Copyright 2019, By All rights reserved
×