× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Detail

BKN Lakukan Vulnerability Assessment pada Aplikasi Kepegawaian

Surabaya - Humas Kanreg II BKN, Rapat menindaklanjuti Instruksi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana terkait Vulnerability Assessment pada aplikasi AREK dan Mang Asep pada hari ini, Rabu (15/01/2020). Dalam rapat tersebut, Kepala Kantor Regional Kanreg II BKN Surabaya berkesempatan hadir sebagai salah satu unit kerja yang berhasil menginisiasi Aplikasi rekonsiliasi data kepegawaian atau AREK. Selain Kanreg II hadir pula Kepala Kanreg III BKN Bandung.

Rapat digelar oleh Kedeputian Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN di Kantor Pusat BKN, Jakarta. Salah satu hal penting yang dibahas dalam rapat tersebut adalah syarat implementasi aplikasi. Sistem aplikasi yang telah berjalan di BKN nantinya harus memenuhi standar keamanan, lolos tes dan uji coba langsung, dan sesuai dengan perjanjian kinerja.

Vulnerability Assessment sendiri merupakan suatu metode penilaian yang digunakan untuk mengukur kerentanan sistem dalam suatu aplikasi. Dalam hal ini, Vulnerability Assessment ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan AREK dan aplikasi pelayanan kepegawaian lain yang telah berjalan. Salah satunya melalui integrasi antara AREK dengan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) dan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG). Sehingga pelayanan di BKN lebih efisien namun tetap efektif dalam mewujudkan manajemen kepegawaian.

©Copyright 2019, By All rights reserved
×