× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Berita

SKD CPNS Jawa Timur Formasi 2019 Resmi Dibuka oleh Kepala Kantor Regional II BKN

Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya, Tauchid Djatmiko secara resmi membuka pelaksanaan SKD CPNS 2019 di Kota Madiun, Jawa Timur pada Senin (27/01/2020). SKD CPNS 2019 Kota Madiun digelar di Gedung Government Chief Information Office, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun. SKD Kota Madiun dipilih sebagai lokasi Pembukaan SKD karena dianggap memenuhi kualifikasi kesiapan. Tauchid Djatmiko mengatakan, "SKD Kota Madiun telah siap melaksanakan SKD, dilihat dari berbagai aspek, baik ketersediaan sarana untuk seleksi, sarana publik, maupun tim pelaksana yang terdiri dari Kanreg II BKN dan BKD Kota Madiun."

Dalam sambutannya, Tauchid Djatmiko juga menekankan kepada peserta seleksi untuk mengimplementasikan sikap anti korupsi dimulai sejak proses seleksi CPNS, salah satunya tidak melakukan kecurangan selama. "Percaya pada kemampuan diri adalah kunci kesuksesan dalam SKD. Jangan percaya calo. Karena pada dasarnya banyak manfaat dari seleksi semacam ini, baik lolos maupun tidak. Kalau lolos artinya teman-teman dipercaya menjadi abdi negara, kesempatan besar untuk melakukan perubahan bagi negara. Kalau pun tidak, bisa jadi sarana belajar dan menambah pengalaman,” jelasnya.

Senada dengan pernyataan tauchid Djatmiko, Rusdiyanto selaku Sekretaris Daerah Kota Madiun yang turut hadir dalam pembukaan SKD tersebut menegaskan pentingnya kejujuran peserta seleksi. “Percayalah bahwa yang bisa menolong dalam SKD ini adalah kemampuan diri sendiri. Itu harus kita yakini, jangan sampai menjadi korban dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab”, tuturnya.

BKN sendiri menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019 serentak mulai Senin, 27 Januari 2020. Di wilayah kerja Jawa Timur, pelaksanaan seleksi dilaksanakan oleh Kantor Regional (Kanreg) II BKN Surabaya.  Sebanyak 15.361 formasi dibuka dalam Seleksi CPNS 2019 di wilayah kerja Kanreg II BKN Surabaya, baik di lingkungan kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, maupun instansi lainnya (K/L/D/I). 

Untuk memudahkan koordinasi BKN bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah di Jawa Timur, diantaranya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur, dan BKD/BKPSDM/BPKP setempat. Terdapat 23 titik lokasi (tilok) pelaksanaan SKD CPNS 2019 di Jawa Timur. Tilok tersebut terdiri dari 17 titik lokasi seleksi mandiri dan 6 titik lokasi sharing.Sementara itu jumlah peserta SKD mencapai 262.786 orang, setelah sebelumnya dinyatakan memenuhi syarat (MS) dalam seleksi administrasi.

By sufirahmaw@gmail.com
27 Jan 2020

Pantau Persiapan SKD CPNS 2019, Kepala Kanreg II BKN Pastikan Seleksi Bebas Pungli

Surabaya - Humas Kanreg II BKN, Beberapa instansi Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Timur mulai menggelar persiapan Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (SKD CPNS) Formasi tahun 2019. Menyikapi hal tersebut, Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya melakukan kunjungan di beberapa titik lokasi guna memantau jalannya persiapan, salah satunya di Kota Probolinggo. Kepala Kanreg II BKN Surabaya, Tauchid Djatmiko juga turut memantau jalannya persiapan SKD di kota tersebut pada Minggu (26/01/2020).

 

Selain ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dalam instansi pemerintah, pelaksanaan Seleksi CPNS juga menjadi instrumen pemerintah dalam mereformasi birokrasi. Tujuannnya tidak lain adalah mewujudkan pemerintahan yang bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Tauchid dalam sambutannya, "Kami memastikan seluruh kesiapan seleksi, mulai dari fasilitas, alur, hingga tim pelaksananya sendiri. Ini untuk mengantisipasi adanya kemungkinan pungutan liar oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Dengan demikian kami bisa memastikan kalau pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2019 benar-benar bersih".

 

Komitmen mereformasi birokrasi dalam pelaksanaan Seleksi CPNS 2019 tersebut diwujudkan melalui penandatangan Perjanjian Kerja Sama. Hal ini sekaligus sebagai bentuk sinergi antara Kanreg II BKN Surabaya yang diwakilkan oleh Tauchid dan instansi pemerintah lainnya yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati dan Kepala BKPSDM, Gogol Sudjarwo. Gogol Sudjarwo mengharapkan sinergi antar instansi pemerintah ini dapat memberikan kontribusi yang positif. "Dengan koordinasi dan komunikasi efektif, kita dapat mencari solusi dari berbagai permasalahan terkait seleksi penerimaan CPNS," tuturnya.

 

SKD Kota Probolinggo sendiri akan digelar di UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan mulai tanggal 27 Februari 2020. Sebanyak 2.757 orang tercatat sebagai peserta (empat orang tidak ikut tes karena sudah punya nilai saat tes 2018 lalu atau P1/L). Sebelumnya, terdapat 3.623 orang melamar CPNS Kota Probolinggo Formasi tahun 2019.

By sufirahmaw@gmail.com
26 Jan 2020

Sinergi Kunci Sukses Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019

Surabaya - Humas Kanreg II BKN, Pelaksanaan seleksi CNPS merupakan salah satu bentuk sinergi antar instansi pemerintah yang menjadi aspek utama dalam reformasi birokrasi 4.0. Mewujudkan hal tersebut Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengadakan Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan seleksi cpns formasi tahun 2019 se-wilayah kerja Kanreg II BKN. Rapat diselenggarakan pada Selasa (21/01/2020) di Ruang Mojopahit Kanreg II BKN Surabaya. 

 

Rapat yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan perwakilan BKD/BKPP/BKSDM di wilayah kerja Kanreg II BKN Surabaya ini turut dihadiri oleh Kepala Kanreg II BKN, Tauchid Djatmiko. Dalam sambutannya Tauchid menyampaikan tujuan dari rapat tersebut. “Komunikasi menjadi kunci utama dalam bersinergi. Itulah mengapa koordinasi ini dilakukan untuk memberikan satu pemahaman tentang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2019,” jelasnya.

 

Dalam rapat tersebut, Tauchid juga memaparkan teknis pelaksanaan SKD di 23 titik lokasi yang terdiri dari yang terdiri dari 17 titik lokasi bagi instansi yang melaksanakan seleksi secara mandiri dan  6 titik lokasi sharing antara instansi yg letak geografisnya berdekatan. Tauchid menekankan beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam mempersiapkan SKD, “Kewajiban dan tanggung jawab BKN, BKD/BKPP/BKSDM, dan instansi daerah harus jelas agar tidak overlapping dan tidak ada yang terlewatkan. Terutama terkait kesiapan seleksi bagi penyandang disabilitas”.

 

Sementara itu persiapan SKD sendiri telah dilaksanakan dengan baik dan dirasakan cukup matang. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Hasyim Masyari, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengadaan CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hasyim menyebutkan, “Pada prinsipnya kami sudah siap. Baik fasilitas, sumber daya manusianya, dan sinergi antara BKN dengan pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya pelaksanaan Seleksi CPNS Formasi 2019. Kami juga mempersiapkan berdasarkan evaluasi SKD tahun lalu’.






By sufirahmaw@gmail.com
21 Jan 2020

Gelar Simulasi CAT, Kanreg II BKN Fasilitasi CPNS Hadapi SKD

Surabaya - Humas Kanreg II BKN, Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya kembali menggelar simulasi Computer Assisted Test (CAT). CAT BKN merupakan sistem tes berbasis komputer yang digunakan pemerintah dalam menyelenggarakan sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Simulasi digelar selama dua hari yaitu Rabu dan Kamis (15-16 Januari 2020) di Ruang CAT Kanreg II BKN. Sebanyak 750 kuota peserta langsung terpenuhi hanya dalam waktu dua hari setelah pendaftaran dibuka pada minggu lalu. 

 

Simulasi CAT kali ini bertujuan untuk memfasilitasi CPNS dalam mempersiapkan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). “Simulasi ini sebagai bentuk latihan untuk teman-teman menghadapi SKD yang akan digelar bulan Januari sampai Februari nanti. Semoga dengan adanya simulasi ini teman-teman bisa lebih siap dan memberikan gambaran terkait seleksi SKD nantinya,” jelas Wahana, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kanreg II BKN. Selain memfasilitasi CPNS, Wahana juga menyebutkan bahwa simulasi ini dimaksudkan untuk mempersiapkan tim Kanreg II BKN dalam penyelenggaraan SKD.

 

Para peserta menyambut dengan antusias penyelenggaraan simulasi CAT tersebut. Tidak hanya dari Surabaya, peserta simulasi berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur yang merupakan wilayah kerja Kanreg II BKN. Aulia, salah satu peserta yang berasal dari Kota Blitar mengatakan, “Membantu sekali, apalagi untuk mereka yang belum pernah mengikuti seleksi CPNS menggunakan sistem CAT. Kita jadi memiliki gambaran bagaimana situasi tes (SKD) yang sesungguhnya”. Senada dengan pernyataan Aulia, Beladina mengapresiasi pelaksanaan simulasi. “Saya tertarik ikut simulasi lagi supaya lebih siap SKD nanti. Selain itu juga sistem yang digunakan dan kesiapan BKN sebagai pelaksana sudah bagus,” tuturnya.

By sufirahmaw@gmail.com
16 Jan 2020

BKN Lakukan Vulnerability Assessment pada Aplikasi Kepegawaian

Surabaya - Humas Kanreg II BKN, Rapat menindaklanjuti Instruksi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana terkait Vulnerability Assessment pada aplikasi AREK dan Mang Asep pada hari ini, Rabu (15/01/2020). Dalam rapat tersebut, Kepala Kantor Regional Kanreg II BKN Surabaya berkesempatan hadir sebagai salah satu unit kerja yang berhasil menginisiasi Aplikasi rekonsiliasi data kepegawaian atau AREK. Selain Kanreg II hadir pula Kepala Kanreg III BKN Bandung.

Rapat digelar oleh Kedeputian Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN di Kantor Pusat BKN, Jakarta. Salah satu hal penting yang dibahas dalam rapat tersebut adalah syarat implementasi aplikasi. Sistem aplikasi yang telah berjalan di BKN nantinya harus memenuhi standar keamanan, lolos tes dan uji coba langsung, dan sesuai dengan perjanjian kinerja.

Vulnerability Assessment sendiri merupakan suatu metode penilaian yang digunakan untuk mengukur kerentanan sistem dalam suatu aplikasi. Dalam hal ini, Vulnerability Assessment ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan AREK dan aplikasi pelayanan kepegawaian lain yang telah berjalan. Salah satunya melalui integrasi antara AREK dengan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) dan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG). Sehingga pelayanan di BKN lebih efisien namun tetap efektif dalam mewujudkan manajemen kepegawaian.

By sufirahmaw@gmail.com
16 Jan 2020

Jadwal Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020

Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020 akan diselenggarakan pada hari Rabu-Kamis (15-16 Januari 2020) di Ruang CAT Kanreg II BKN

Berikut daftar peserta dan jadwal pelaksana Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020: https://bit.ly/35LOmP3

 

Peraturan dan Ketentuan mengikuti Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020

  1. Hadir dan melakukan registrasi paling lambat 15 menit sebelum waktu simulasi.
  2. Registrasi ulang dengan menunjukkan identitas berupa KTP.
  3. Memakai baju bebas rapi dan bersepatu.
By sufirahmaw@gmail.com
14 Jan 2020

Jadwal Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020

Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020 akan diselenggarakan pada hari Rabu-Kamis (15-16 Januari 2020) di Ruang CAT Kanreg II BKN

Berikut daftar peserta dan jadwal pelaksana Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020: https://bit.ly/35LOmP3

 

Peraturan dan Ketentuan mengikuti Simulasi CAT Kanreg II BKN 2020

  1. Hadir dan melakukan registrasi paling lambat 15 menit sebelum waktu simulasi.
  2. Registrasi ulang dengan menunjukkan identitas berupa KTP.
  3. Memakai baju bebas rapi dan bersepatu.
By sufirahmaw@gmail.com
14 Jan 2020

BONEK Mudahkan Proses Pengelolaan Barang di Kanreg II BKN

Surabaya - Kanreg II BKN, Mekanisme permintaan barang atau bon di perkantoran umumnya dilakukan dengan pengisian formulir menggunakan kertas. Namun Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menunjukkan komitmennya untuk melakukan reformasi birokrasi dengan membuat inovasi, mekanisme permintaan barang yang semula paperbased menjadi paperless. Komitmen tersebut diwujudkan dengan diresmikannya aplikasi BONEK atau Bon Elektronik pada hari ini Rabu (08/01/20).

Selain peresmian, Kanreg II BKN juga mengadakan pelatihan sebelum aplikasi tersebut resmi digunakan. Pelatihan diikuti oleh perwakilan masing-masing unit kerja yang merupakan penanggungjawab pengelolaan barang di setiap unit kerja. "Aplikasi ini sudah terintegrasi dengan AREK (Aplikasi Rekonsiliasi Data Kepegawaian). Sehingga pengguna yang sudah memiliki username untuk akses AREK, bisa langsung mengakses BONEK," tutur David Apriyanto, Pranata Komputer Kanreg II BKN sekaligus inisiator aplikasi BONEK dan AREK dalam pelatihan tersebut.      

Bonek sendiri merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengajukan permintaan barang operasional kantor. Melalui aplikasi ini diharapkan pengelolaan barang  menjadi lebih transparan. Analis Pengelola Barang Milik Negara Kanreg II BKN yang bertugas mengelola seluruh barang yang dibelanjakan dengan anggaran negara atau disebut Barang Milik Negara, Suwandoko menjelaskan, "Selain meminimalisasi penggunaan kertas, aplikasi ini dimaksudkan untuk efektivitas dan efisiensi mekanisme permintaan barang. Saya sebagai pengelola akan memantau permintaan setiap hari, jadi proses permintaan barang akan lebih cepat dan mudah".

Kanreg II BKN pun masih terus mengembangkan aplikasi. Salah satunya untuk meminimalisasi adanya miskomunikasi. David menambahkan, "Kami masih menerima masukan dari teman-teman terkait pengembangan aplikasi, agar memudahkan teman-teman juga nantinya. Kedepan kami sedang mempertimbangkan untuk memberi notifikasi." Nantinya masing-masing unit kerja juga akan mendapatkan pedoman penggunaan aplikasi agar fungsinya dapat lebih dimaksimalkan.

By sufirahmaw@gmail.com
09 Jan 2020

Kanreg II BKN Dorong Prestasi Kerja melalui Mutasi

Surabaya - Humas Kanreg II, Berbagai strategi dilakukan dalam rangka meningkatkan prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), salah satunya melalui mutasi pegawai dalam satu instansi. Hal ini pula yang dilakukan oleh Kantor Regional (Kanreg) II BKN Surabaya dengan melakukan mutasi terhadap 38 orang PNS di lingkungan kanreg pada Senin (30/12/2019). Terdiri dari 5 PNS jabatan fungsional dan 33 PNS jabatan pelaksana. Seluruh PNS tersebut akan memulai bekerja di unit kerja baru Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 2 Januari 2020.

 

Pelaksanaan mutasi tersebut sesuai dengan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Purjiyanta selaku Kepala Bagian Tata Usaha Kanreg II BKN Surabaya, dalam sambutannya mengatakan, “Tujuan dari mutasi ini yang utama menjalankan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017. Di dalamnya dijelaskan bahwa mutasi dilakukan paling cepat 2 tahun dan paling lama 5 tahun”.

 

Selain menjalankan amanah sesuai Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019, mutasi merupakan bentuk penyegaran dalam struktur organisasi kanreg. Kabid Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian, Nurchasanah menjelaskan, “Menjadi PNS itu harus siap ditempatkan di seluruh Indonesia, jadi kalau sekedar dimutasi antar seksi saja seharusnya tidak memberatkan. Mutasi merupakan hal wajar sebagai penyegaran yang dibutuhkan dalam organisasi.” Nurchasanah optimis dengan adanya mutasi ini dapat mendorong prestasi kerja Kanreg II BKN Surabaya. “ Kami sadar apabila terjadi penurunan kecepatan kerja pasca mutasi ini. Tapi saya optimis kita akan bisa berlari kencang asal cepat beradaptasi. Oleh karena itu tugas-tugas di tempat lama harus cepat diselesaikan terlebih dahulu. Jadi begitu TMT sudah bisa melaksanakan tugas di tempat baru,” tambahnya.

By sufirahmaw@gmail.com
08 Jan 2020

Resolusi Pelayanan Publik Kanreg II BKN Berorientasi pada Digitalisasi dan Pendekatan Humanisme

Surabaya - Humas Kanreg II, Sepanjang tahun 2019 Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mencapai berbagai prestasi melalui digitalisasi dalam pelayanan publik. Salah satunya, pembuatan aplikasi rekonsiliasi data kepegawaian atau AREK yang berhasil membawa Kanreg II BKN mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Tahun ini Kanreg II BKN kembali berupaya meningkatkan prestasi kerja melalui kegiatan Evaluasi Capaian Kinerja 2019 dan Pemaparan Program Kerja 2020. Kegiatan diselenggarakan pada Selasa (07/01/2020) dan dihadiri oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kanreg II BKN.

Melalui evaluasi diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik dalam mekanisme manajemen kepegawaian. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanreg II BKN, Tauchid Djatmiko dalam sambutannya, “Kita perlu mengevaluasi dari sudut pandang eksternal, yaitu publik kita. Dengan begitu kita akan mendapatkan penilaian yang fair. Melalui pandangan publik juga kita bisa memprediksi dan mengelola isu-isu yang berpotensi menimbulkan permasalahan kepegawaian. Sehingga bisa dilakukan langkah-langkah pencegahan atau early warning system”.

Tauchid menambahkan strategi dan target yang akan dicapai Kanreg II BKN di tahun 2020. Secara garis besar Kanreg II BKN akan tetap menerapkan digitalisasi untuk efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Namun untuk melayani publik secara prima bukan sekedar memberikan kemudahan, kenyamanan dan kepuasan publik juga harus diperhatikan. Oleh karena itu Tauchid menekankan pada pelayanan publik yang berorientasi pada sisi humanis. Menurutnya, “Keramahan tempat dan orang akan menjadi fokus utama pelayanan kita. Di 2020, saya ingin mewujudkan moto “datang disambut senyum, pulang dengan senyum. Tentunya harus didukung oleh instansi-instansi yang kita bina”.

Sementara itu Kabid Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Kanreg II BKN, Nurchasanah memaparkan langkah-langkah persiapan yang harus dilakukan internal Kanreg II BKN untuk dapat mewujudkan target tersebut. “Ada empat dimensi yang harus kita perhatikan dan selalu evaluasi. Sesuai dengan Indeks profesionalitas, yaitu kualifikasi, kompetensi, disiplin, kinerja. Kualifikasi saya rasa saat ini sudah memenuhi dengan mayoritas berlatar belakang pendidikan sarjana. Lalu mutasi yang baru saja kita laksanakan, pada dasarnya tujuan utamanya untuk meningkatkan kompetensi. Selanjutnya disiplin, ini termasuk dalam hal menyelesaikan pekerjaan. Dan kinerja tentunya bisa kita lihat dari capaian dan output,” tutupnya.

By sufirahmaw@gmail.com
08 Jan 2020

Kolaborasi Kanreg II BKN dan Instansi Daerah Siapkan SKD CPNS 2019

Surabaya - Kanreg II BKN, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan mengadakan kunjungan kerja ke Kantor Regional (Kanreg) II BKN Surabaya pada Senin (30/12/2019). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara Kanreg II BKN dengan instansi daerah untuk menyiapkan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Tahun Anggaran 2019. Kunjungan tersebut diwakili oleh 12 anggota Komisi I DPRD Pacitan. 

 

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pacitan, Sri Widowati menjelaskan tujuan dari kunjungan kerja tersebut. Utamanya untuk membahas tentang pelaksanaan SKD CPNS. "Selain membahas tentang persiapan seleksi CPNS, kami juga ingin mendiskusikan tentang beberapa hal terkait permasalahan kepegawaian seperti penghapusan eselon dan status honore atau K2," jelas Sri. Pembahasan dalam diskusi tersebut mencangkup aspirasi dari masyarakat dan instansi daerah di Pacitan.

 

Menanggapi hal tersebut Purjiyanta, Kepala Bagian Tata Usaha dalam sambutannya mengharapkan terjalinnya komunikasi yang baik sebagai kunci suksesnya pelaksanaan seleksi. SKD CPNS sendiri akan diselenggarakan pada bulan Januari 2020. Purjiyanta mengatakan, "Dalam SKD CPNS kita perlu berkolaborasi, berkerjasama, karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh instansi daerah sesuai SOP. Diskusi semacam ini memang sebaiknya dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan instansi daerah dapat mempersiapkan sejak saat ini, baik anggaran maupun kebutuhan lainnya'.

 

By sufirahmaw@gmail.com
31 Dec 2019

BKN Kanreg XIV Manokwari Adopsi "AREK" untuk Rekonsiliasi Data

Surabaya - Humas BKN Kanreg II, Saat ini pelaksanaan manajemen kepegawaian masih bersumber dan berdasarkan data kepegawaian. oleh karena itu manajemen kepegawaian di lingkungan ASN erat kaitannya dengan pengelolaan data kepegawaian. Pengembangan pun terus dilakukan untuk meminimalisir permasalahan dalam mengelola data kepegawaian. Menyikapi hal tersebut BKN Kanreg II Surabaya berinovasi dengan membuat Aplikasi Rekonsiliasi Data Kepegawaian (AREK). Diinisiasi oleh Seksi Pemanfaatan Teknologi Informasi, AREK mampu mewujudkan pengelolaan data kepegawaian yang paperless

Keberadaan AREK yang dirasakan efektif dan memudahkan, mulai mengundang minat dari berbagai instansi pemerintah. Setelah konsepnya diadopsi oleh BKN Kantor Regional I Jogjakarta dan III Bandung, kini giliran Kanreg XIV Manokwari. Hari ini, Selasa (12/20/2019) dengan diwakilkan oleh Yulius Rony Palloan selaku Kasie Pemanfaatan Teknologi Informasi, BKN Kanreg XIV Manokwari melakukan kunjungan kerja ke BKN Kanreg II Surabaya. Kunjungannya kali ini bertujuan untuk mempelajari konsep AREK. Dalam diskusi, Rony menyebutkan ketertarikannya untuk mengimplementasikan konsep AREK di BKN Kanreg XIV Manokwari. Ia mengatakan, " Aplikasi semacam ini akan sangat memudahkan apabila diterapkan di Kanreg Manokwari".

Kunjungan tersebut disambut baik oleh David Apriyanto, Pranata Komputer BKN Kanreg II Surabaya. Selaian menjelaskan konsep AREK, David juga menunjukkan secara langsung cara kerja aplikasi tersebut. "Saat ini sudah banyak instansi di pusat yang mengadopsi aplikasi AREK ini. Selain paperless, tujuan jutama aplikasi ini untuk rekonsiliasi data agar lebih efektif," tutur David.

By sufirahmaw@gmail.com
20 Dec 2019

← Newer Older →
©Copyright 2019, By All rights reserved
×