× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Detail

Tetapkan Standardisasi Digitalisasi, BKN Optimis Sambut Tatanan Kerja Baru

Surabaya - Humas Kanreg II, Penerapan kenormalan baru dalam masa pandemic COVID-19 harus diimplementasikan di seluruh lini kehidupan, salah satunya dalam pelayanan publik oleh instansi pemerintahan. Menanggapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara memutuskan untuk melanjutkan sistem digitalisasi pelayanan kepegawaian yang telah terbangun selama masa pandemi COVID-19. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, dalam Rapat Virtual Standardisasi Digitalisasi dalam Tatanan Kerja Baru (New Normal) di BKN pada Hari Jumat (5/6/2020).

PicsArt_06-05-07.14.06

“Tidak ada titik untuk kita kembali, digitalisasi yang sudah berjalan mari kita lanjutkan dan dorong agar mencapai seratus persen. Namun tetap harus kita lakukan penyesuaian, terutama bagi kanreg-kanreg yang kondisinya wilayah kerjanya berbeda,” tutur Bima.

Rapat yang diselenggarakan melalui video conference tersebut diikuti oleh seluruh pimpinan unit kerja di BKN, baik Deputi, Direktur, Kepala Biro, Kepala Pusat, maupun Kepala Kantor Regional I-XIV. Masing-masing unit kerja memaparkan standar digitalisasi yang akan diimplementasikan dalam tatanan kerja baru. Sebelum menetapankan standar tersebut, BKN telah melakukan persiapan dan evaluasi terhadap penerapan digitalisasi selama Work From Home (WFH).

Bima menuturkan, “Diperlukan persiapan menuju tatanan kerja baru. Setidaknya terdapat empat komponen persiapan yang meliputi penetapan regulasi, pemetaan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM), pemetaan kebutuhan anggaran dan sarana prasarana, serta analisis proses bisnis.”

Sementara itu, Kepala Kanreg II BKN, Tauchid Djatmiko, mewakili seluruh kanreg menyatakan optimismenya menyambut kenormalan baru. Tauchid mengatakan, “Kami (Kanreg I-XIV) siap menyambut kenormalan baru. Saya rasa perubahan tidak selalu buruk, kita harus optimis menyambut sisi baiknya dan menekan atau mengantisipasi setiap kemungkinan buruk melalui regulasi.”

Lebih lanjut, Wakil Kepala BKN, Supranawa Yusuf menjelaskan perkembangan proses penetapan regulasi tentang tatanan kerja baru. “Sedang disiapkan Surat Edaran (SE) tentang tatanan kerja baru di BKN. Saat ini konsepnya sudah 99% tinggal disempurnakan melalui hasil diskusi kita hari ini dan ditandatangan secara digital. Beberapa hal yang ditetapkan dalam SE diantaranya sistem kerja, pelaporan kinerja, pemantauan kehadiran, teknis cuti, pembinaan disiplin, protokoler kesehatan dan hal-hal lain untuk  menjaga kita tetap produktif di masa pandemi,” jelasnya. ­suf/ars

©Copyright 2019, By All rights reserved
×