× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Detail

Rapat Koordinasi Jumlah Formasi dan Titik Lokasi Seleksi CASN 2021 se-Jawa Timur

Surabaya - Humas BKN II, Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara bersama dengan BKD/BKPSDM/BKPP se-wilayah kerja Jawa Timur menyelenggarakan rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021. Rapat yang digelar secara daring pada Kamis (20/5) tersebut membahas tiga agenda utama, yaitu rekonsiliasi jumlah formasi, titik lokasi seleksi, dan persiapan sarana masing-masing instansi. 

1a

"Jumlah formasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk instansi pemerintah kota/kabupaten/provinsi di wilayah Jawa Timur terdiri dari 8.297 formasi PNS, 52.760 formasi PPPK Guru, dan 4.221 formasi PPPK Non Guru. Menindaklanjuti hal tersebut BKN dan BKD/BKPSDM/BKPP se-wilayah Jawa Timur telah mulai mempersiapkan titik lokasi seleksi dan sarana prasarana," jelas Heru Purwaka, Kepala Kanreg II BKN.

Pelaksanaan seleksi direncanakan di beberapa titik lokasi mandiri dan gabungan. Hal tersebut sebegaimana disampaikan oleh Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kanreg II BKN, Anang Triharjono, "Sementara ada 24 instansi yang menyelnggarakan seleksi di titik lokasi mandiri, lalu 12 instansi tergabung dalam 4 titik lokasi gabugan, dan 1 titik lokasi Kantor Regional II BKN khusus untuk instansi vertikal di Jawa Timur. Namun demikian kondisi tersebut masih dapat berubah mengingat ii baru perencanaan dan menyesuaikan kondisi sarana prasarana yang disiapkan oleh masing-masing instansi nantinya".

Anang menambahkan, "Tidak banyak perbedaan dalam seleksi CASN 2021 kali ini, masih tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai Surat Edaran Kepala BKN terbaru dan adanya pemindaian wajah peserta seleksi untuk antisipasi adanya joki".

4_1

Sementara itu terkait persiapan, seluruh instansi daerah di Jawa Timur telah membentuk Panitia Seleksi Daerah (Panselda) dan tengah melengkapi sarana prasarana seuai ketentuan BKN. Heru juga mengharapkan panselda fokus pada verifikasi dokumen pada seleksi administrasi. "Saya harap tidak hanya fokus pada SKD dan SKB saja, namun sejak awal verifikasi dokumen peserta harus teliti dan benar-benar diperhatikan. Dengan demikian akan dapat memudahkan dan mempercepat proses penetapan NIP di akhir nanti," tutupnya. - suf

©Copyright 2019, By All rights reserved
×