× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Detail

Ukur Efektivitas Pembinaan Manajemen ASN, Kanreg II BKN Susun Indeks Kepuasan

Sidoarjo - Humas Kanreg II BKN, Evaluasi memegang peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Tanpa adanya evaluasi pelayanan publik tidak akan menuju pada perubahan yang diharapkan. Kantor Regional II BKN Surabaya sebegai salah satu instansi pemerintah yang memiliki tugas fungsi memberikan pelayanan di bidang kepegawaian melakukan evaluasi salah satunya melalui survei kepuasan masyarakat. Survei ditujukan untuk instansi daerah dan ASN di wilayah kerja Kanreg II BKN  setelah melakukan berbagai pelayanan kepegawaian. 

1_1

Selain pelayanan kepegawaian, kanreg II BKN juga bertanggungjawab membina manajemen ASN di wilayah kerja Jawa Timur. Untuk mengoptimalkan peran tersebut, Kanreg II BKN menyusun indeks kepuasan masyarakat yang spesifik mengukur dan mengevaluasi penyelenggaraan pembinaan manajemen ASN. Hal tersebut disampaikan oleh Heru Purwaka, Kepala Kanreg II BKN, dalam Rapat Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Terhadap Pembinaan Manajemen ASN yang diselenggarakan pada Rabu (28/7/2021) secara virtual. Heru menuturkan, "IKM ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari laporan kinerja dan merupakan bahan evaluasi sebgai data dukung dalam melaksanakan Reformasi Birokrasi 2021. Sehingga ini sangat berpengaruh pada nilai capaian Reformasi Birokrasi (RB) Kanreg II BKN."

Lebih lanjut Heru menuturkan bahwa rapat kali ini digelar sebagai upaya menyamakan persepsi dan pemahaman tentang bagaimana cara menyusun pertanyaan, pelaksanaan dan pelaporan survei IKM. Senada dengan Heru, Kepala Bidang Tata Usaha Kanreg II BKN, Basuki Ari menjelaskan teknis penyusunan survei IKM. Basuki mengatakan, "Pada dasarnya penyusunan IKM sudah ada pedomannya dalam  PermenPAN-RB Nomor 14 Tahun 2017, tetapi untuk IKM pembinaan manajemen belum ada alat ukurnya. Nantinya sumber data diperoleh dari persepsi ASN atau instansi di wilayah kerja kita yang telah mendapatkan pembinaan manajemen. Alat ukur berupa kuesioner berisi pertanyaan atau penyataan tertutup sehingga memudahkan kita dalam mengukur dan menentukan indeks capaiannya".

3

Selain menyiapkan IKM, Kanreg II BKN juga tengah mempersiapkan Pembinaan Manajemen ASN yang lebih tersruktur. "Sebelum kita membina manajemen ASN di Jawa Timur, Kanreg II BKNsebelumnya juga harus menerapkan manajemen kepegawaian yang baik. Saat ini sudah kita mulai dan mari terus kita tingkatkan terkait pengembangan kompetensi pegawai, dilanjutkan dengan Rencana Penyusunan Anjab & ABK Kantor Regional II BKN, serta yang tidak kalah penting transformasi layanan kepegawaian di era PPKM ini. Diharapkan akan ada terobosan-terobosan, inisiatif dan kreatifitas pegawai untuk mendukung percepatan tersebut," tutup Heru. -suf

©Copyright 2019, By All rights reserved
×