Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya, A. Darmuji memberikan pernyataan terkait pemberitaan ASN berpesta narkoba yang dipublikasikan dalam laman Kumparan pada Rabu, 16 Mei 2024 (selengkapnya: https://kumparan.com/kumparannews/asn-dinkes-tulungagung-and-pegawai-bkn-surabayapesta-narkoba-diciduk-polisi-22kfghWm4EI). Sebagaimana tertulis dalam pemberitaan tersebut bahwa satu dari tujuh pelaku yang tertangkap tengah berpesta narkoba merupakan honorer BKN Surabaya berinisial DP. Menanggapi pernyataan tersebut, Darmuji menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar, tidak satupun pegawai Kanreg II BKN, baik ASN (PNS dan PPPK) maupun PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri), terlibat dalam tidak pidana penyalahgunaan narkoba.

Segala bentuk penyalahgunaan narkoba tidak diperbolehkan dalam manajemen Aparatur Sipil Negara. Penyalahgunaan narkoba merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam tercantum pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Oleh karena itu bagi ASN yang melanggar akan dijatuhi hukuman pidana dan disiplin. “Walaupun bukan ASN, selama statusnya adalah pegawai di lingkungan Kanreg II BKN Surabaya, tentu kami tidak akan tinggal diam. Kami tetap akan melakukan tindakan tegas pegawai yang terbukti menggunakan atau mengedarkan narkoba,” tegasnya.

Darmuji menyatakan akan kooperatif dengan memberikan informasi apabila dibutuhkan. Diharapkan kedepan tidak ada lagi kesalahan penulisan dalam pemberitaan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. “Yang utama adalah hindari penyalahgunaan narkoba, karena jelas merugikan diri sendiri. Apalagi kalau sampai mencoreng nama baik instansi atau tempat kita bekerja. Jagalah nama baik tempat anda bekerja, sebagaimana anda menjaga nama baik diri sendiri,” pungkasnya.

Unduh Siaran Pers: disini