Sidoarjo - Humas Kanreg II BKN, Kanreg II BKN Surabaya kembali memfasilitasi Pemetaan Kompetensi berbasis sistem merit. Sistem merit sendiri merupakan kebijakan dalam manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Sebanyak 62 peserta dari Kementerian Tenaga Kerja Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo dan Banyuwangi berpartisipasi dalam Pemetaan Kompetensi. Peserta mengikuti satu sesi ujian yang digelar di Ruang CAT 1 Kanreg II BKN. Pemetaan dilaksanakan menggunakan Computer Assissted Competency Test (CACT) BKN.

Kepala Kanreg II BKN, A. Darmuji berkesempatan membuka langsgung kegiatan terebut. “Pemetaan kompetensi ini diibaratkan kita memotret diri kita, untuk mengetahui talenta dan potensi yang kita miliki, mencari tahu potensi apa yang dapat dikembangkan untuk menyusun karir kedepan. Oleh karena itu, mari manfaatkan kesempatan ini dengan baik, kita wujudkan ASN yang unggul, yang dapat melayani masyarakat dengan baik,” jelasnya.

Turut hadir dalam pemetaan kompetensi tersebut, Kepala BPVP Sidoarajo Mohammad Aiza Akbar. Beliau menuturkan harapannya melalui pemetaan kompetensi kali ini. “Banyak pegawai kami yang tertarik dengan suksesi kepemimpinan. Jika sudah tahu potensinya, diharapkan membuka peluang untuk suksesi tersebut. Terlebih penilaian menggunakan CACT ini profesional mungkin, reward dijalankan, punishment juga diberikan apa bila diperlukan.

Lebih lanjut, Darmuji menuturkan setiap instansi wajib memetakan potensi pegawainya dan menyusun talent pool nasional sehingga memungkinkan untuk saling subsitusi SDM antar instansi. (cup)