× Beranda Layanan Survey & Statistika Pengumuman Download Produk Hukum Berita Kontak

Detail

Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN

Surabaya - Humas Kanreg II BKN, Pusat Pengembangan Kepegawaian Aparatur Sipil Negara (Pusbangpeg ASN) BKN bekerja sama dengan Kantor Regional II BKN Surabaya menggelar Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN Tahun 2021 se-wilayah kerja Kanreg II BKN. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (27-28 Mei 2021) ini diselenggarakan di Kantor Regional II BKN. Sebanyak 64 peserta berpartisipasi dalam sertifikasi kompetensi tersebut, terdiri dari pejabat pengelola kepegawaian, pejabat administrator, dan pejabatan pengawas dari berbagai instansi pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi se-Jawa Timur.

 1 (3)

Kegiatan kali ini merupakan serangkaian kegiatan yang telah diawali dengan pelatihan beberapa bulan lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Nurchasanah selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian (PDSK) Kanreg II BKN. "Sebelumnya Pusbangpeg ASN BKN telah menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi Teknis Manajemen ASN pada tanggal 29 Maret sampai 1 April 2021 lalu secara daring, sebagai tindak lanjut dilaksanakan Uji Kompetensi Teknis MASN secara tatap muka sekarang ini," jelas Nurchasanah.

6

Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN diselenggarakan dalam dua tahap ujian yang terdiri dari ujian menggunakan CAT BKN dan wawancara. Sebelum tahapan ujian dimulai, penguji/asesor yang berasal dari Pusbangpeg ASN dan Kanreg II BKN mengadakan rapat penyamaan persepsi terkait kriteria penilaian dalam wawancara. Bajoe Loedi Hargono yang merupakan Kepala Pusbangpeg ASN sekaligus asesor mengungkapkan, "Melalui penyamaan persepsi ini diharapkan penilaian yang dilaukan oleh masing-masing asesor benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga kualitas output atau hasil dari sertifikasi kompetensi kali ini adalah yang terbaik dan kompeten".

Heru Purwaka, Kepala Kanreg II BKN yang turut berpartisipasi sebagai asesor mengungkapkan harapannya, "Dengan adanya Sertifikasi Kompetensi di lingkungan instansi pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi se-Jawa Timur khususnya, diharapkan manajemen ASN yang didasarkan pada sistem merit dapat terus berjalan. Artinya kita memiliki peta jabatan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang akan memudahkan regenerasi di setiap instnasi pemerintah. Selain itu, ini juga merupakan upaya BKN dalam pengembangan pola karir PNS". -suf

©Copyright 2019, By All rights reserved
×